,KOTAMOBAGU—Senin, 28 Mei 2024, menjadi hari yang istimewa bagi masyarakat Kota Kotamobagu. Di Alun-alun Boki Hontinimbang, pemerintah kota menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 kota ini. Dipimpin oleh Penjabat Wali Kota, Asripan Nani, yang bertindak sebagai inspektur upacara, perayaan kali ini sarat dengan makna dan penuh nuansa budaya.
Hari Ulang Tahun Kota Kotamobagu jatuh pada tanggal 23 Mei setiap tahunnya. Namun, ada perubahan yang akan berlaku mulai tahun 2025, dimana hari ulang tahun kota ini akan dirayakan pada tanggal 19 Januari. Oleh karena itu, perayaan tahun ini adalah yang terakhir pada tanggal 23 Mei, membuatnya semakin berarti untuk dirayakan dengan penuh suka cita, sebagaimana diungkapkan oleh Asripan Nani dalam pidatonya.
Dalam suasana yang khidmat dan penuh warna, para peserta upacara mengenakan pakaian adat daerah, salu’ dan baniang, menambah kesan kultural yang mendalam. Upacara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, pejabat daerah Bolaang Mongondow Raya, serta anggota Forkopimda, ASN, dan Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkot Kotamobagu.
Acara dimulai dengan pembacaan sejarah singkat Kota Kotamobagu oleh Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Syarif Mokodongan. Sejarah ini menggambarkan perjalanan panjang dan penuh liku yang telah ditempuh oleh kota ini dalam 17 tahun terakhir sebagai daerah otonom.
Dalam sambutannya, Asripan Nani menyampaikan rasa syukur atas karunia Allah dan mengajak semua pihak untuk menjadikan peringatan ulang tahun ini sebagai refleksi atas perjuangan para pendahulu Kota Kotamobagu. Ia menyoroti pesatnya pembangunan berbagai fasilitas masyarakat, termasuk fasilitas kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang terus ditingkatkan demi kesejahteraan warga.
Pembangunan ini, menurutnya, tidak lepas dari sinergi yang baik antara Pemerintah Kota, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat. “Kolaborasi ini telah menghasilkan berbagai prestasi di berbagai sektor. Peningkatan sumber daya manusia (SDM), baik dari kalangan ASN maupun masyarakat umum, juga menjadi fokus utama pemerintah kota,” katanya.
Dalam anekdot yang menghangatkan suasana, Asripan Nani berbagi kisah tentang seorang petani yang berhasil meningkatkan produksinya berkat program “Marijo Ba Kobong”, sebuah inisiatif untuk mengoptimalkan lahan kosong bagi pertanian, yang sesuai dengan gagasan Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Kisah ini menggambarkan bagaimana kebijakan yang diterapkan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Selain itu, pemerintah kota terus berupaya meningkatkan daya saing dan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada tahun 2023, Kotamobagu mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat,” ungkapnya dengan penuh bangga.
Asripan Nani menekankan pentingnya pendidikan tinggi bagi generasi muda Kotamobagu untuk menghadapi tantangan masa depan dan menjadikan Kotamobagu sebagai kota jasa yang tangguh. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan pencapaian Kota Kotamobagu.
“Ucapan terima kasih khusus juga disampaikan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, pimpinan dan anggota DPRD Kotamobagu, seluruh pimpinan OPD, ASN, THL serta seluruh masyarakat Kotamobagu yang terus mendukung program pembangunan di Kota Kotamobagu,” ucapnya.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus maju, Kota Kotamobagu siap menghadapi tantangan masa depan dan melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh warganya. Diketahui, berbagai kegiatan turut memeriahkan HUT ke-17 ini, termasuk lomba gerak jalan yang diikuti oleh ribuan peserta dan dilepas langsung oleh Asripan Nani.
Selain itu, lomba tarian tradisional Dana-Dana dan sajak berbahasa daerah atau Salamat juga digelar di Alun-alun Boki Hontinimbang, menarik partisipasi dari berbagai kecamatan di Kotamobagu. Semua ini menunjukkan betapa kaya dan beragamnya budaya yang dimiliki oleh kota ini.
Langkah-langkah kebijakan pembangunan yang ditempuh oleh Pj. Wali Kota Asripan Nani juga mendapat sorotan. Di antaranya adalah penerapan SOP pelayanan perizinan, penanganan inflasi dengan pemantauan harga pangan, dan program pengentasan kemiskinan yang komprehensif. Semua ini adalah bagian dari upaya pemerintah kota untuk terus meningkatkan kualitas hidup warganya.
Revitalisasi infrastruktur, seperti gedung eks rumah dinas di Bukit Ilongkow dan pemanfaatan Alun-alun Boki Hontinimbang untuk pemberdayaan UMKM, juga menjadi bukti nyata dari komitmen pemerintah kota dalam membangun Kotamobagu yang lebih baik.
Deretan penghargaan prestisius yang telah diraih oleh Pemerintah Kota Kotamobagu juga menjadi bukti dari keberhasilan mereka. Beberapa di antaranya adalah Piala Adipura 2022 untuk pengelolaan kebersihan dan persampahan, serta penghargaan Bangga Kencana atas pencapaian program pembangunan keluarga dan keluarga berencana.
Pada tahun 2024, Kota Kotamobagu kembali meraih penghargaan penting, termasuk Penghargaan Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dari Wakil Gubernur Sulut, dan penghargaan Adipura ke-10 untuk pengelolaan kebersihan. Ini menunjukkan bahwa upaya pemerintah kota dalam menjaga lingkungan dan kesejahteraan warganya terus berlanjut dan diakui di tingkat nasional.
Peringatan HUT ke-17 Kota Kotamobagu ini tidak hanya menjadi ajang refleksi atas pencapaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi momentum untuk menyatukan tekad dalam menghadapi tantangan masa depan. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari semua pihak, Kota Kotamobagu siap melangkah menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera. (ADV)














