, Gorontalo- Momentum bersejarah Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-78 dirayakan dengan penuh khidmat dan semangat patriotik. Upacara dimulai dengan sebuah peristiwa istimewa, yaitu penjemputan Bendera Pusaka dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Gorontalo, pada hari Kamis (17/8/2023).
Bendera Pusaka, yang juga disertai oleh duplikat Bendera Merah Putih, dengan haru dan penghormatan diserahkan oleh Sekretaris Badan Kesbangpol, Iskandar, kepada anggota Paskibraka Gorontalo. Sebagai bagian dari ritual bersejarah ini, Bendera Pusaka dan duplikatnya telah dijaga dengan penuh kehormatan semalam di Kantor Kesbangpol Provinsi Gorontalo, sebagai simbol penghargaan terhadap perjuangan dan martabat bangsa.
Perjalanan berharga Bendera Pusaka kemudian dilanjutkan dalam kirab menuju rumah jabatan Gubernur Gorontalo, yang akan menjadi tempat berlangsungnya upacara resmi perayaan HUT ke-78 RI. Dalam suasana yang penuh hikmat, Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, akan bertindak sebagai inspektur upacara, mengawal jalannya acara dengan cermat dan khidmat.
Bendera Pusaka memiliki makna yang mendalam, mengingat bendera ini dikibarkan pertama kali pada saat proklamasi kemerdekaan Indonesia di Gorontalo pada tanggal 23 Januari 1942. Peristiwa bersejarah ini sekarang dikenang sebagai Hari Patriotik 23 Januari, sebuah momen penting dalam perjalanan sejarah bangsa yang tak terlupakan.
Dengan diadakannya upacara penjemputan Bendera Pusaka yang penuh makna ini, semangat nasionalisme dan cinta tanah air terus ditingkatkan, mengingatkan kita akan tekad para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semoga momentum peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia ini menginspirasi generasi muda untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan mewujudkan cita-cita luhur para pendahulu.
(Hr/rls)














