Jembatan Bailey Pilolalenga Batasi Kendaraan Berat di Atas 18 Ton

Dailypost.id
Penjagub Ismail Pakaya saat meninjau jembatan bailey Pilolalenga, Rabu, (16/8/2023). Foto – Diskominfotik

DAILYPOST.ID , Gorontalo – Jembatan Pilolalenga, sebuah ikon infrastruktur yang menghubungkan desa-desa dan kecamatan penting di Gorontalo, kini telah resmi diresmikan. Namun, perhatian khusus diberikan pada larangan kendaraan dengan tonase lebih dari 18 ton untuk melewatinya. Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, telah menginisiasi pemasangan portal di kedua sisi jembatan untuk mengendalikan dan menahan kendaraan-kendaraan tersebut.

Jembatan ini, yang termasuk dalam kategori jembatan rangka baja dengan alas papan kayu, telah dibangun dengan mempertimbangkan anggaran pemerintah serta kebutuhan masyarakat lokal. Seiring dengan peningkatan lalu lintas dan kebutuhan akan konektivitas, jembatan ini memiliki peran strategis sebagai jalur akses yang vital.

“Pak Kadis PU diminta untuk memasang portal yang memiliki kemampuan untuk menahan kendaraan dengan berat di atas 18 ton. Keandalan portal ini harus terjamin, sehingga kendaraan yang melewatinya akan rusak bukan portalnya. Tinggi portal juga akan ditentukan secara teknis oleh Dinas PUPR-PKP bersama kepala desa dan masyarakat,” ungkap Ismail saat acara peresmian jembatan Bailey Pilolalenga pada Rabu (16/8/2023).

Baca Juga:   Ketua HMI Limboto Beri Dukungan Kuat atas Kinerja Penjabat Gubernur Gorontalo

Saat meresmikan jembatan ini, Ismail juga mengajak kepala desa dan warga setempat untuk merasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap fasilitas publik yang baru saja diresmikan. Mereka diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga dan merawat jembatan tersebut. Jembatan Pilolalenga tidak hanya menghubungkan desa-desa, tetapi juga menjadi penghubung vital antara kecamatan Dungaliyo dan Batudaa Pantai.

“Jembatan ini bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga kebutuhan masyarakat. Jembatan ini menjadi tulang punggung yang menghubungkan berbagai wilayah, seperti Dungaliyo, Biluhu, dan sekitarnya. Meskipun jembatan ini bersifat semi permanen, kami mengharapkan agar kendaraan dengan beban lebih dari 18 ton tidak melintasinya untuk menjaga agar jembatan ini tetap awet dalam jangka panjang,” tegasnya.

Baca Juga:   Pemerintah Provinsi Gorontalo Serahkan Laporan Keuangan 2023 ke BPK

Jembatan semi permanen ini memiliki panjang sekitar 30 meter dengan lebar 4,2 meter. Dibangun dalam waktu 60 hari kerja, proyek ini terealisasi dengan dana sebesar Rp2,5 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo. Dengan adanya jembatan ini, diharapkan konektivitas dan aksesibilitas antara berbagai wilayah di Gorontalo semakin meningkat, mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Sertijab Penjagub Gorontalo: Ismail Pakaya Siap Tingkatkan Pelayanan Publik Demi Kesejahteraan Masyarakat
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia