Pernah Jadi Penjual Buah Hingga Calon Walikota: Kisah Inspiratif dr. Weni Gaib

Biro Kotamobagu

DAILYPOST.ID ,KOTAMONAGU—Pada suatu pagi di tahun 2002, seorang pemuda terlihat sibuk menjajakan buah langsat di pasar Gorontalo. Tak ada yang menyangka, pemuda tersebut adalah seorang mahasiswa kedokteran yang kelak akan menjadi calon Walikota Kotamobagu. Dialah dr. Weni Gaib SpM, yang kini, dua dekade kemudian, menjadi kandidat yang paling diperhitungkan dalam Pilkada Kotamobagu 2024.

Weni Gaib lahir di Pontodon pada 21 Maret 1976. Kehidupannya berubah drastis ketika sang ayah meninggal dunia saat ia masih menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran UNSRAT Manado. Dari anak seorang berada, ia harus berjuang keras melanjutkan studi dengan segala keterbatasan. “Saya tidak pernah membayangkan akan harus menjual buah untuk membiayai kuliah saya. Tapi saat itu, itu adalah satu-satunya pilihan,” kenang Weni.

Dengan penuh tekad, Weni menempuh berbagai pekerjaan berat yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Ia tidak hanya berjualan buah langsat, tetapi juga menjual besi tua dan bekerja sebagai buruh bongkar muat kayu. Bahkan, demi menghemat pengeluaran, Weni yang sudah bergelar dokter umum tidak malu untuk mengangkat kayu berkubik-kubik ke dalam truk pengangkut.

“Saya tidak pernah malu melakukan pekerjaan apa pun selama itu halal dan bisa membantu saya meraih mimpi,” ujar Weni. Keberanian dan keteguhan hatinya ini menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan hidup. Selama empat tahun, ia menjalani pekerjaan berat tersebut hingga dirasa cukup untuk melanjutkan studinya menjadi dokter spesialis.

Namun, perjalanan studinya di Universitas Sam Ratulangi Manado tidaklah mulus. Meskipun sudah masuk, tabungan yang dikumpulkannya ternyata belum cukup untuk membiayai seluruh kuliahnya. Ia terus bekerja keras, bahkan sampai terjun ke dunia tambang, berjibaku dengan penambang kasar lainnya demi mencari material emas. Meski hasilnya sedikit, namun sangat berarti untuk menunjang sekolahnya. “Saya pernah berpikir, apakah semua ini akan sia-sia? Tapi saya tahu, jika saya terus berusaha, Tuhan akan menunjukkan jalan,” kata Weni dengan penuh keyakinan.

dr Wenny Gaib saat mendaftar Calon Walikota Kotamobagu di Partai PKB.

Akhirnya, setelah tujuh tahun penuh perjuangan, Weni berhasil menyelesaikan studinya dan meraih gelar dokter spesialis. Kembali ke Kotamobagu, ia mendirikan Klinik Mata Totabuan yang kini tidak hanya beroperasi di Kotamobagu, tetapi juga tersebar di seluruh Indonesia bagian timur. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kerja keras dan keteguhan hati Weni membuahkan hasil yang luar biasa.

Namun, banyak orang tidak mengetahui pahitnya kisah Weni setelah ditinggal ayah. Mereka hanya tahu bahwa ia lahir dari orang tua yang pada waktu itu terbilang kaya. “Biarlah sepenggal cerita itu menjadi motivasi bagi mereka yang tahu akan kisah hidupku. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk Kotamobagu. Tanah kelahiran saya ini harus maju dan sejahtera,” tegasnya.

Keinginan Weni untuk maju sebagai calon Walikota Kotamobagu pada Pilkada 2024 didorong oleh kerabat, masyarakat, dan sahabat dekatnya. Meskipun sempat mendapat penolakan dari istri tercintanya yang khawatir akan beban tambahan, Weni tetap bertekad untuk maju demi membawa perubahan positif bagi kotanya. “Jika kita ingin membawa perubahan Kotamobagu ke arah yang lebih baik, kita harus ambil bagian sebagai pemegang kewenangan,” ujar Weni.

Visi Weni sebagai calon Walikota adalah membangun Kotamobagu menjadi kota yang lebih baik, adil, dan sejahtera. Ia bertekad menciptakan kebijakan yang mendukung masyarakat, meningkatkan layanan kesehatan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. “Saya ingin memastikan setiap warga Kotamobagu mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan akses pendidikan yang lebih baik,” kata Weni.

Masyarakat Kotamobagu menyambut baik pencalonan Weni. Mereka melihatnya sebagai sosok yang memahami kesulitan dan kebutuhan mereka karena pernah mengalami sendiri berbagai tantangan hidup. Kisah hidup Weni yang penuh perjuangan menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang di Kotamobagu. “Kita butuh pemimpin yang tahu rasanya berjuang dari bawah. Weni adalah orangnya,” ujar seorang warga.

Perjalanan hidup dr. Weni Gaib SpM adalah contoh nyata bagaimana kerja keras, keteguhan hati, dan kemauan untuk terus belajar dapat membawa seseorang meraih sukses. Dari seorang penjual buah hingga menjadi calon Walikota, Weni telah menunjukkan bahwa dengan tekad yang kuat, tidak ada yang tidak mungkin. Masyarakat Kotamobagu berharap bahwa dengan kepemimpinannya, kota ini akan mengalami perubahan signifikan dan membawa kesejahteraan bagi semua warganya. “Saya percaya, bersama-sama kita bisa membawa Kotamobagu ke arah yang lebih baik,” tutup Weni dengan senyum optimis. ( Salman)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia