Pesantren Literasi PelitaQu3, Bupati Thariq Paparkan Fase Menuju Istana Literasi

DAILYPOST.ID , Gorontalo Utara – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu kembali meluncurkan gagasan cemerlang yang dikemas dalam Pesantren Literasi “PelitaQu3”.

PelitaQu3 merupakan inovasi Bupati Thariq Modanggu yang dia tahun sebelumnya juga di PelitaQu1 dan PelitaQu2, saat menjabat sebagai wakil bupati.

Kegiatan pesantren literasi PelitaQu3 yang dilaksanakan di Aula Gerbang Emas Kantor Bupati Gorontalo Utara, Sabtu (08/04/2023) itu menghadirkan narasumber, yakni Direktur Pengkajian Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP RI), Mohd. Sabri AR dan Bupati Thariq Modanggu sebagai Founder PelitaQu.

Pesantren literasi PelitaQu3 terlahir atas keinginan bupati Thariq untuk menjadikan sebuah pemerintahan yang berbasis ilmu pengetahuan, yang tentunya dapat diukur sesuai dengan keahlian dan kualifikasi keilmuan dalam setiap mengambil kebijakan, baik sosial, ekonomi, dan pendidikan.

Baca Juga:   Bupati Thariq Modanggu Mendorong Koordinasi dan Kebersamaan dalam Mengatasi Masalah Paceklik

“Intinya, saya berkeinginan bahwa pemerintahan harus berbasis ilmu pengetahuan. Karena dengan ilmu pengetahuan, tentu kita bisa diukur sesuai dengan keahlian dan kualifikasi keilmuan dalam setiap mengambil kebijakan, baik sosial, ekonomi, dan pendidikan,” tutur Thariq.

Dalam kegiatan Pesantren Literasi tersebut, bupati menyampaikan beberapa fase, diantaranya keinginan serta cita-citanya untuk membangun sebuah Istana Literasi yang pastinya dapat memberikan manfaat banyak untuk masa depan Gorontalo Utara ke depan.

“Saya pastikan akan ada banyak yang datang ke Istana Literasi. Kenapa? Karena di setiap perpustakaan buku-buku hanya diletakkan begitu saja, tidak ada skema-skema ilmu pengetahuan. Hanya dalam skema akan kelihatan alurnya,” ungkap bupati.

Baca Juga:   Cegah Putusnya Kembali Jaringan Pipa Transmisi PUDAM, Thariq Modanggu Upayakan Rencana Jangka Panjang

“Keunggulan lainnya dari Istana Literasi adalah akan dikelola oleh yayasan, yang juga akan bekerjasama dengan universitas di berbagai tempat di Indonesia, mana hasil-hasil riset kita akan taruh di situ,” imbuhnya.

Bupati Thariq berharap, kedepan tradisi Pesantren Literasi akan dicoba kedalam dunia pendidikan. Hal itu dimaksudkan untuk mendekatkan ilmu pengetahuan sebagai jalan kehidupan.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Daerah (sekda), Suleman Lakoro, para Asisten, Pimpinan OPD, pimpinan Perguruan Tinggi, Ketua Baznas Kabupaten Gorontalo Utara, ASN di lingkup Kabupaten Gorontalo Utara, serta para mahasiswa. (Adv/Daily05)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Pemkab Gorontalo Utara Terima Kunjungan Audiensi Basarnas Provinsi Gorontalo
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia