Gorontalo – Dalam rangka mendukung terwujudnya sistem informasi yang terintegrasi dan efisien di lingkungan pemerintahan, peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) tahun 2025 melaksanakan kegiatan sosialisasi program inovatif bertajuk “D’SISTER” (Digitalisasi Sistem terIntegraSi dan TERpadu).
Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi proyek perubahan peserta PKP yang berfokus pada peningkatan kolaborasi antarperangkat daerah dalam pengelolaan data perencanaan. Sosialisasi ini berlangsung pada Kamis (06/08/2025) dan dihadiri oleh Tim Walidata, tim perencana, serta pemangku kepentingan lainnya.
Program “D’SISTER” bertujuan menciptakan sistem informasi yang mendukung keterpaduan data lintas sektor, sehingga proses perencanaan pembangunan daerah menjadi lebih akurat, cepat, dan efisien. Melalui integrasi digital, program ini diharapkan mampu meminimalisir tumpang tindih program, meningkatkan akuntabilitas, serta memperkuat sinergi antar bidang.
Dalam pemaparannya, Kasubag Perencanaan dan Keuangan sebagai peserta PKP menyampaikan pentingnya transformasi digital dalam sistem perencanaan, terutama dalam menjawab tantangan era teknologi informasi saat ini. “D’SISTER bukan hanya sekadar sistem informasi, tetapi ekosistem kolaboratif yang mendorong transparansi, integrasi, dan pengambilan keputusan berbasis data,” ujarnya.
Program ini secara langsung mendukung 5 program unggulan Gubernur Gorontalo, khususnya pada aspek Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik serta Digitalisasi Layanan Publik. Selain itu, “D’SISTER” juga sejalan dengan Asta Cita, khususnya pada cita ke-1 (Meningkatkan efektivitas dan efisiensi birokrasi yang melayani), cita ke-5 (Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan), serta cita ke-7 (Mewujudkan sistem informasi dan data pembangunan yang terintegrasi dan akurat).
Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif, simulasi penggunaan sistem, serta komitmen bersama dari para peserta untuk mendukung implementasi penuh dari program tersebut.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan seluruh bidang dapat mengambil peran aktif dalam penguatan kolaborasi data perencanaan guna mendukung pencapaian visi pembangunan daerah yang lebih baik, terukur, dan berkelanjutan.














