Petani Tolinggula Keluhkan Kelangkaan Pupuk, Lukman Botutihe : Kalau Kadis Pertanian Tidak Mampu, di Copot Saja

DAILYPOST.ID,Gorut- Anggota Komisi 1 DPRD Gorontalo Utara (Gorut), dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Lukman Botutihe meminta kepada Bupati Indra Yasin untuk dapat menuntaskan persoalan kelangkaan pupuk yang terjadi di Kecamatan Tolinggula. Hal ini sebagimana disampaikan Lukman Botutihe usai menerima banyaknya keluhan dari masyarakat petani Tolinggula yang mengeluhkan sulitnya untuk mendapatkan pupuk di kecamatan tersebut.

“Saya melihat, persoalan pupuk ini sepanjang masa tidak pernah ada tuntasnya, pengecer pupuk di Tolinggula ini sudah banyak diganti, tapi kenyataan di lapangan pupuk tetap langka,” kata Lukman Botutihe, Minggu (21/11/2021).

Sering terjadinya kelangkaan pupuk kata Lukman, membuat dirinya menilai pemerintah daerah tidak memiliki kepedulian terhadap persoalan kelangkaan pupuk yang di alami para petani Tolinggula.

“Pak Indra Yasin ini memang sudah pada akhir masa periode menjabat sebagai Bupati Gorut, di akhir masa jabatan ini semestinya beliau bisa meninggalkan coretan-coretan yang bisa dikenang oleh rakyat Gorut. Sehingga yang dibutuhkan sekarang adalah sikap fokus dari pak Indra Yasin dalam menata pemerintahan IQRA, jangan sampai tidak ada kepedulian dalam menyikapi persoalan kelangkaan pupuk ini,” ujar Lukman.

Politisi 3 periode ini juga menambahkan, banyaknya persoalan yang mendasar di Gorontalo Utara (Gorut), membuat dirinya menilai banyak pembantu dari Bupati Gorut yang tidak ikhlas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai kepala dinas.

“Kalau saya melihat, banyak pembantu dari pak Indra Yasin ini tidak ikhlas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, apalagi masalah pertanian, sangat terlihat jelas kadisnya tidak ada kepedulian,” ucap Lukman.

Banyaknya keluhan dari petani terkait dengan kelangkaan pupuk, Sekertaris DPW PAN Provinsi Gorontalo ini juga meminta kepada Bupati Indra Yasin, untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja dari kepala dinas pertanian Gorut.

“Kalau memang tidak mampu menyelesaikan persoalan kelangkaan pupuk, ya copot saja!” imbuh Lukman.

Lukman juga berharap, kepada Bupati Indra yasin untuk segera melakukan evaluasi kepada seluruh pengecer pupuk yang ada di Gorut, guna menghindari terjadinya permainan oknum-oknum yang tidak bertangung jawab.

“Segera lakukan evaluasi, karena ada laporan yang masuk ke saya, petani sawah yang seharusnya menerima pupuk tidak mendapatkan jatah pupuk, yang menerima malah petani jagung, kedua ada informasi juga yang masuk, kalau pupuk itu banyak menumpuk di rumah para petani. Hal ini bagi saya sangat penting untuk segera di lakukan evaluasi, jadi kalau memang kepala dinas pertanian tidak mampu melakukan perubahan terhadap penyaluran pupuk, ya diganti saja,” pungkas Lukman.(Adv/Daily03)

 

 

 

 

 

 



iklan cakades
Bagikan ke media sosial