Rapat Bersama Kemendagri, Sekda Roni Bahas Larangan Bukber Hingga Inflasi

Sekda Roni Sampir saat menggelar rapat secara virtual dengan Kemendagri. (Foto: Istimewa)

DAILYPOST.ID , Gorontalo Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir, melangsungkan rapat secara virtual dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Senin (27/03/2023).

Dalam rapat tersebut Sekda Roni bersama Kemendagri membahas beberapa hal penting, mulai dari pelarangan buka puasa bersama oleh pejabat, hingga soal penanganan inflasi di daerah.

“Yang dibahas dalam rapat tadi pertama soal surat edaran buka puasa bersama. Dimana ada pelarangan kepada pejabat untuk menggelar buka puasa bersama, ini transisi dari covid-19,” ungkap Roni Sampir usai rapat.

Sekda menuturkan, pejabat bisa menggelar buka puasa bersama asalkan melibatkan masyarakat. Apalagi jika buka puasa tersebut diisi dengan pemberian bantuan.

Baca Juga:   Wabup Herman Ingin Kabupaten Gorontalo Miliki MPP Seperti Bone Bolango

Roni menegaskan, larangan buka puasa bersama ini hanya berlaku bagi pejabat, sedangkan untuk masyarakat dipersilahkan melaksanakannya, asalkan tetap memperhatikan kondisi tempat berbuka.

“Tapi tadi disebutkan bahwa pejabat bisa menggelar buka puasa bersama dengan masyarakat yang kurang mampu. Ini penting, apalagi kalau di buka puasa bersama itu ada penyerahan bantuan-bantuan. Larangan buka puasa bersama hanya untuk pejabat, kalau masyarakat bisa,” jelasnya.

Selain soal larangan buka puasa bagi pejabat, Kemendagri juga mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk segera merealisasikan penyaluran bantuan sosial (Bansos).

Baca Juga:   Pemkab Gorontalo Dorong Peran Kesehatan Demi Capai Program Strategis dan Reduksi Stunting

“Berikutnya arahan dari pak Menteri, pada bulan puasa ini bansos agar segera direalisasikan. Terlebih kepada masyarakat yang memang berhak menerima,” ucapnya.

Lebih lanjut kata Sekda Roni, yang menjadi pembahasan lainnya yakni soal inflasi.

“Kemudian terkait dengan inflasi, di Gorontalo ini termasuk daerah yang mengalami kenaikan harga tinggi. Bahan pokonya itu seperti beras, cabe dan minyak goreng,” tuturnya.

“Pemerintah daerah diminta untuk melakukan langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini. Caranya sepeti yang dilakukan oleh pemerintah provinsi, yaitu pasar murah. Tapi jangan hanya itu, harus ada yang dilakukan lainnya,” tutupnya. (Iyal)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   176 Anak Yatim Piatu Terima Bansos Uang Tunai dari Pemkab Gorontalo
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia