Refleksi Filosofi Bogani: Resmob Raja Bogani Polres Bolmong Jadikan Adat Sebagai Ruh Pengabdian

Biro Kotamobagu
Kegiatan HUT Resmob Raja Bogani Polres Bolaang Mongondow

DAILYPOST.ID ,BOLMONG —
Satuan Resmob Raja Bogani Polres Bolaang Mongondow (Bolmong) menandai satu tahun pengabdian dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama yang berlangsung hangat di Café Baku Dapa, Desa Passi, Kecamatan Passi Barat, Senin (20/10/2025).

Acara yang dihadiri sejumlah pejabat penting ini menjadi momentum refleksi bagi satuan yang dikenal tegas namun humanis tersebut. Hadir dalam kesempatan itu Kasat Reskrim Bolmong IPTU Stefanus Mentu, S.I.P, selaku nahkoda Resmob Raja Bogani, didampingi Wakapolres Bolmong Kompol Risno Luas, S.Sos, serta Wakapolres Kotamobagu yang mewakili Kapolres Kotamobagu AKBP Romel Pontoh.
Turut hadir pula Kepala Kesbangpol Bolmong Crish Kamasaan mewakili Bupati Bolmong, Ketua DPRD Bolmong Tonny Tumbelaka, pejabat Pemkab Bolmong, insan pers Bolaang Mongondow Raya, hingga para aktivis dan LSM Sulawesi Utara.

Menariknya, HUT kali ini dirangkaikan dengan Diskusi Publik bertajuk “Bogani dan Raja-Raja Bolaang Mongondow”, yang menggali kembali nilai-nilai kepemimpinan dan keberanian tokoh-tokoh leluhur Mongondow.

“Kami terinspirasi dari sosok Bogani, figur yang dihormati dan disegani oleh masyarakat Bolaang Mongondow karena keberanian, ketegasan, dan kebijaksanaannya,” ujar IPTU Stefanus Mentu dalam sambutannya.

Menurutnya, selama setahun bertugas, Resmob Raja Bogani bersyukur belum pernah menerima komplain dari masyarakat. Hal itu disebutnya sebagai bukti kerja dengan hati dan semangat filosofi Mototompian, Mototabian bo Mototanoban — yang berarti saling mengasihi, menghargai, dan menolong sesama.

“Kami siap melayani masyarakat 24 jam. Dan sesuai arahan Kapolres Bolaang Mongondow, kami akan mengedepankan pendekatan soft melalui restorative justice — menyelesaikan masalah secara kekeluargaan selama masih dimungkinkan,” tambahnya.

Tak hanya bicara prestasi, IPTU Stefanus juga membuka ruang kritik bagi publik.

“Kami siap dikritik jika dalam bertindak tidak sesuai prosedur. Kritik adalah bahan evaluasi agar kami terus berbenah,” tegasnya.

Perayaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai lokal yang dihidupkan dalam semangat pengabdian. Resmob Raja Bogani bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga pelindung masyarakat yang menjunjung tinggi adat, kearifan lokal, dan keadilan sosial. (Salman)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia