Resmikan Desa Binaan, Bupati Nelson Ungkap 3 Program Unggulan Kemandirian Rakyat

Dailypost.id

DAILYPOST.ID , Kabupaten Gorontalo – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo meresmikan Desa Lupoyo, Kecamatan Biru sebagai desa binaan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Peresmian dilakukan Bupati Nelson Pomalingo, di Aula Kantor Desa Lupoyo, Kamis (16/09/21).

Diketahui, m elalui program binaan itu, pihak FIP-UNG akan menguatkan produk industri kecil menengah.

Melalui sambutannya Bupati Nelson Pomalingo mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo memiliki tiga program unggulan untuk membangun kemandirian masyarakat.

Ketiga program unggulan tersebut meliputi, pendidikan dan kesejahteraan, ekonomi kerakyatan, dan transformasi.

Baca Juga:   Bupati Nelson Ingatkan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama

“Kabupaten Gorontalo ini ada tiga unggulan. Pertama, pendidikan dan Kesejahteraan. Kedua, dibidang Ekonomi Kerakyatan, dan yang ketiga yaitu transformasi. Dengan program unggulan tersebut Pemkab Gorontalo menonjolkan standarisasi investasi, standarisasi PAD, dan standarisasi lingkungan,” ,” jelasnya.

Dengan adanya intervensi pihak perguruan tinggi (FIP UNG) maka upaya pembangunan kemandirian ekonomi masyarakat desa Lupoyo secepatnya bisa mendorong kualitas hidup masyarakat di dalamnya. Bupati Nelson bahkan menyampaiakan bahwa mulai tahun ini Pemda Kabupaten Gorontalo akan menerapkan manejemen IKM yang ada dan akan membuat kelompok pengembangan ekonomi rakyat. (adv)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Tekan Krisis Pangan di Bulan Ramadan, Pemkab Gorontalo Bagikan Sembako di Desa Bunggalo
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia