Limboto — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Limboto pada Minggu (26/05/24) menyebabkan banjir di beberapa titik, terutama di Kelurahan Hunggaluwa dan Kayubulan. Banjir mulai menggenangi wilayah tersebut menjelang maghrib akibat meluapnya Sungai Bionga yang melebihi kapasitas tanggul.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa banjir ini menghantam sejumlah rumah, terutama yang berada di bantaran sungai. Ketinggian air mencapai betis orang dewasa, membuat beberapa rumah terendam dan dipenuhi lumpur.
Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo segera bertindak. Asisten III Haris Suparto Tome, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Dinas Sosial, langsung turun ke lokasi untuk memantau kondisi banjir. Haris berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Polres Limboto, BPBD, Dinas Kesehatan, Tagana, dan pihak BWS.
“Kami langsung turun ke lokasi malam ini. Ada beberapa rumah yang terdampak dan lumpur juga tampak menggenangi rumah warga,” kata Haris.
Saat ini, pendataan masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi jumlah rumah yang terdampak dan kebutuhan lainnya. “Kurang lebih ada puluhan kepala keluarga yang terdampak,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan memberikan bantuan yang diperlukan kepada warga terdampak. Banjir ini mengingatkan kita akan pentingnya sistem drainase yang baik dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.
Untuk informasi lebih lanjut dan perkembangan terbaru, warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
(*)














