RG: Penanganan Pupuk Subsidi harus Ditinjau dari Hulu ke Hilir

Dailypost.id
Wakil Ketua DPR-RI Rachmat Gobel, foto: Dok. DPR-RI
Wakil Ketua DPR-RI Rachmat Gobel, foto: Dok. DPR-RI

DAILYPOST.ID – Penanganan terkait masalah klasik tentang pupuk subsidi harus ditinjau secara total dari hulu hingga ke hilir.

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel usai memimpin rapat konsultasi antara Pimpinan DPR RI didampingi Wakil Ketua Komisi IV Hasan Aminuddin, Wakil Ketua Komisi VI Martin Manurung, Ketua Komisi VII Sugeng Suparwoto dan Ketua Komisi XI Dito Ganinduto dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/2/2021).

Rachmat Gobel mengatakan, hal tersebut perlu dilakukan demi tercapainya tujuan peningkatan produksi pertanian serta pendistribusian pupuk subsidi secara merata.

Menurut tokoh yang akrab disapa RG itu, hingga sampai saat ini berbagai upaya dan skema telah dilakukan pemerintah pusat namun masih saja ditemukan berbagai persoalan masalah pupuk subsidi di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga:   Pemda Gorut Sambut Danrem 133/NW dengan Adat Mopotilolo

“Penanganan subsidi pupuk harus dilihat serta ditinjau dari hulu hingga ke hilir. Persoalannya dimana? Persoalan pupuk subsidi ini harus dilihat sampai ke tingkat desa yakni dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga tingkat provinsi. Ini yang harus dilihat secara total. Penyaluran pendistribusian pupuk subsidi ini kan ada di masing-masing sistem baik tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga tingkat provinsi. Hal tersebut harus dikaji lebih mendalam dan oleh karena itu persoalan pupuk subsidi tidak bisa hanya diselesaikan oleh Menteri Pertanian,” ujar RG.

Politisi Fraksi Partai NasDem tersebut juga mengungkapkan, dalam menyukseskan penanganan ini, makaa diperlukan kolaborasi antara Kementerian Pertanian dengan jajaran kementerian lainnya seperti Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, Kementerian BUMN, Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan. Jadi, penyelesaian masalah pupuk subsidi ini bukan hanya penanganan pupuk subsidi saja. Melainkan, penyelesaian permasalahan pertanian wajib dilakukan secara total untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga:   Sekda Boalemo Ingatkan ASN untuk Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja

“Mengingat, persoalan industri pupuk berada di bawah Kementerian BUMN. Tidak hanya itu, sementara persoalan fiskal keuangan dan pupuk subsidi berada dibawah Menteri Keuangan. Selain itu, persoalan pupuk juga berkaitan dengan Kementerian ESDM karena terkait suplai gas dan sebagainya. Jadi, menyelesaikan masalah pupuk subsidi ini bukan hanya penanganan pupuk subsidinya saja, melainkan, penyelesaian permasalahan pertanian secara total. Itu yang harus kita pikirkan ke arah sana untuk mewujudkan ketahanan pangan,” tandas RG.

Oleh karena itu, pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) ini mengungkapkan DPR RI secara sengaja mengadakan rapat gabungan untuk konsultasi mendiskusikan isu-isu terkini soal masalah-masalah tentang pupuk subsidi.

“Tujuannya, agar kita secara bersama-sama bisa memecahkan persoalan masalah klasik tentang pupuk ini Apalagi, masalah pangan karena ini sudah menyangkut permasalahan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkas RG.

Baca Juga:   Minta Kader Golkar Maksimal Dukung NDH, Irwan Dai: Jika Setengah Hati akan Kami "Parkir"!

Sumber: suara.com | DPR Tegaskan Penanganan Pupuk Subsidi harus Ditinjau Total

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia