, MEDAN – Dinas Pertanian Kota Tebingtinggi memperkenalkan pupuk cair Eco Enzim di Paviliun Tebingtinggi pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50, 2026.
Pupuk ini dikemas dalam botol plastik 330 ml dan dibuat dari limbah organik seperti sayur dan buah. Proses pembuatannya dengan fermentasi limbah bersama gula merah dan air selama 90 hari.
Awalnya cairan berwarna kecoklatan itu diletakkan di lantai paviliun sehingga tak menarik perhatian. Namun setelah dijelaskan petugas, pupuk ini justru jadi sorotan pengunjung.
“Memang sengaja diletakkan di lantai agar tidak tercampur produk lain. Ini tidak dijual, tapi dipromosikan untuk petani. Yang ingin mendapatkannya bisa ke Dinas Pertanian Tebingtinggi,” kata Ino Censius Jewri Bobi Sipayung, petugas stan.
Menurutnya, Eco Enzim bisa digunakan untuk segala jenis tanaman. Pupuk ini diharapkan jadi alternatif murah saat pupuk langka.
Selain Jewri, petugas lain Vera Manurung juga turut memperkenalkan produk tersebut kepada pengunjung PRSU.(JB).















