Jakarta– Asam urat tinggi sering kali tidak disadari hingga menimbulkan gejala yang mengganggu. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan kadar asam urat dalam darah yang membentuk kristal di persendian atau ginjal, menyebabkan nyeri dan peradangan.
Secara medis, kadar asam urat dalam darah dianggap tinggi jika melebihi 6,8 mg/dL. Biasanya, kondisi ini baru terdeteksi melalui tes darah atau urine. Namun, beberapa gejala bisa menjadi tanda awal yang perlu diwaspadai.
Berikut adalah 10 gejala asam urat tinggi yang perlu Anda perhatikan:
1. Nyeri Sendi dan Pembengkakan
Nyeri dan bengkak pada sendi adalah gejala paling umum dari asam urat tinggi. Kristal asam urat yang mengendap di sendi dapat memicu peradangan, terutama di jempol kaki, jari kaki, tangan, lutut, dan pergelangan tangan. Rasa sakitnya bisa berlangsung beberapa hari dan semakin memburuk jika tidak ditangani.
2. Benjolan Kecil dan Keras pada Sendi
Kristal asam urat yang menumpuk dalam jangka panjang dapat membentuk benjolan kecil dan keras di sekitar sendi, seperti jari, siku, lutut, atau kaki. Benjolan ini bisa terasa nyeri saat disentuh dan menjadi tanda bahwa kadar asam urat dalam tubuh sudah cukup tinggi.
3. Kesulitan Menggerakkan Sendi
Jika sendi mengalami pembengkakan dan muncul benjolan, gerakan akan menjadi terbatas. Sendi bisa terasa kaku, sehingga aktivitas sehari-hari pun menjadi terganggu.
4. Kulit Kemerahan dan Mengelupas
Peradangan akibat kristal asam urat tidak hanya menyebabkan nyeri, tetapi juga dapat membuat kulit di sekitar sendi menjadi merah dan mengelupas. Ini sering terjadi pada area yang mengalami pembengkakan.
5. Nyeri Punggung Bawah
Saat kristal asam urat menumpuk di ginjal, Anda bisa mengalami nyeri punggung bawah yang hebat. Rasa sakit ini sering kali mirip dengan nyeri akibat batu ginjal dan bisa terasa hingga ke area samping tubuh.
6. Kolik Ginjal yang Parah
Batu ginjal akibat asam urat bisa menyebabkan kolik ginjal, yaitu nyeri hebat yang datang secara tiba-tiba dan hilang timbul selama 20–60 menit. Rasa sakit ini muncul ketika batu ginjal menyumbat saluran kemih.
7. Mual dan Muntah
Batu ginjal yang terbentuk dari asam urat tinggi juga dapat memicu mual dan muntah, akibat stimulasi saraf yang menghubungkan ginjal dan lambung.
8. Nyeri atau Sensasi Terbakar Saat Buang Air Kecil
Jika batu asam urat berpindah ke uretra atau saluran kemih, Anda bisa merasakan nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil. Gejala ini juga bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih yang perlu segera diatasi.
9. Darah dalam Urine
Ketika batu ginjal bergerak dan melukai dinding saluran kemih, darah bisa muncul dalam urine. Ini sering kali terjadi ketika batu asam urat melewati uretra untuk dikeluarkan melalui urine.
10. Demam atau Menggigil
Infeksi ginjal akibat batu asam urat juga bisa menyebabkan demam atau menggigil. Jika mengalami gejala ini, segera cari pertolongan medis karena bisa menjadi tanda infeksi serius.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, terutama nyeri sendi yang hebat, nyeri punggung bawah, atau kesulitan buang air kecil, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Pemeriksaan darah dan urine bisa membantu memastikan apakah kadar asam urat Anda tinggi dan memerlukan penanganan lebih lanjut.
Mengelola pola makan, menjaga berat badan, dan minum air putih yang cukup dapat membantu mengontrol kadar asam urat dalam tubuh. Jangan abaikan tanda-tanda awal agar kondisi ini tidak semakin parah!
(d10)














