Kalsel — Dalam upaya meningkatkan kualitas koperasi di Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM RI terus melakukan pendampingan kepada berbagai koperasi, salah satunya adalah Koperasi Adaro Karya Mandiri di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Pendampingan ini dilakukan oleh Alan Pakaya, S.I.Kom, seorang Asesor Muda Perkoperasian sekaligus Wakil Direktur Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (PINBUK) Provinsi Gorontalo. Penugasan Alan Pakaya sebagai pendamping koperasi ini berdasarkan Surat Keputusan Deputi Bidang Perkoperasian KemenkopUKM No. 58 Tahun 2024.
Koperasi Adaro Karya Mandiri adalah koperasi karyawan dari PT. Adaro Energi Indonesia yang berfokus pada kesejahteraan anggotanya melalui berbagai program dan layanan. Pendampingan ini merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Koperasi dan UKM untuk mendorong koperasi-koperasi di Indonesia menjadi lebih sehat, modern, dan berdaya saing melalui peningkatan manajemen, kelembagaan, serta aspek bisnis.
Alan Pakaya, yang sebelumnya sukses mendampingi Koperasi Sinar Naga Mas di Bonebolango, Gorontalo, mengungkapkan optimismenya dalam pendampingan kali ini.
“Setelah tahun lalu mendampingi Koperasi Sinar Naga Mas hingga berhasil bertransformasi menjadi koperasi nelayan yang modern, kali ini saya diberi amanah untuk membantu Koperasi Adaro Karya Mandiri di Kalimantan Selatan. Tujuan utama dari pendampingan ini adalah untuk membantu koperasi menjadi lebih sehat dan modern, baik dari segi manajemen, kelembagaan, maupun bisnisnya,” ujar Alan.
Kesuksesan Koperasi Sinar Naga Mas yang sebelumnya didampingi Alan menjadi inspirasi dalam program ini. Koperasi tersebut kini telah menjelma menjadi koperasi nelayan yang menerapkan prinsip-prinsip koperasi dengan konsisten. Sebagai hasil dari peningkatan kinerja dan modernisasi, Koperasi Sinar Naga Mas bahkan mendapatkan kesempatan magang di KUD Mino Saroyo di Cilacap, Jawa Tengah, sebuah koperasi perikanan yang dianggap sebagai kiblat koperasi nelayan di Indonesia.
Manajer Koperasi Adaro Karya Mandiri, Fedrik Christian AD. Chandra, SE, MM, menyambut baik pendampingan ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada KemenkopUKM RI atas pendampingan yang diberikan. Kami berharap dengan adanya pendampingan ini, Koperasi Adaro Karya Mandiri dapat bertransformasi menjadi koperasi modern sesuai standar yang ditetapkan KemenkopUKM. Kehadiran Pak Alan Pakaya sangat membantu kami dalam menjalankan proses transformasi ini. Beliau tidak hanya mendampingi, tetapi juga bekerja bersama kami untuk mewujudkan perubahan tersebut,” ujar Fedrik.
Dengan pendampingan intensif dan strategi yang tepat, diharapkan Koperasi Adaro Karya Mandiri dapat menjadi salah satu koperasi percontohan di Kalimantan Selatan yang berhasil bertransformasi menjadi koperasi modern. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat sektor koperasi sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, khususnya di daerah-daerah dengan potensi ekonomi besar seperti Tabalong.














