ASN Pemprov Gorontalo Mulai Terapkan Work From Anywhere (WFA) Setiap Jumat

DAILYPOST.ID Gorontalo– Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo akan mulai menerapkan Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja mulai Jumat, 7 Maret 2025. Kebijakan ini sejalan dengan instruksi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, yang menekankan pentingnya efisiensi anggaran operasional dalam pemerintahan.

Peluncuran resmi WFA akan dilakukan secara virtual melalui Zoom Meet pada pukul 09.00 WITA.

WFA untuk Efisiensi Anggaran

Juru Bicara Gubernur, Alvian Mato, menjelaskan bahwa penerapan WFA dipandang sebagai langkah strategis untuk menekan biaya operasional, seperti penggunaan listrik, air, dan alat tulis kantor.

“Bapak Gubernur menekankan efisiensi sebagai prioritas. Salah satu langkah yang diambil adalah penerapan WFA bagi ASN setiap hari Jumat, dimulai pada 7 Maret 2025,” ujar Alvian, Kamis (6/3/2025).

Baca Juga:   Bawaslu Kota Gorontalo Ungkap 8 Permasalahan di TPS: Ini Tindak Lanjut dan Solusinya

Meski bekerja dari luar kantor, ASN diharapkan tetap menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing, tanpa mengurangi esensi pelayanan publik.

Hanya Berlaku untuk Instansi Tertentu

Penerapan WFA ini tidak berlaku untuk instansi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik. Sesuai Surat Edaran Gubernur, beberapa sektor yang tetap bekerja dari kantor (WFO) meliputi:

✔ Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hasri Ainun Habibie
✔ Layanan pendidikan
✔ Layanan perikanan, pertanian, dan kehutanan
✔ Layanan perpajakan dan ketertiban umum (Trantibum)
✔ Layanan sumber daya air, pengelolaan TPA sampah, dan perizinan
✔ Pusat data elektronik
✔ Layanan pemberdayaan serta perlindungan perempuan dan anak

Baca Juga:   Wakil Menteri Pertahanan RI Kunjungi Gorontalo, Tanda Perhatian Pusat untuk Kemajuan Daerah

Dengan demikian, WFA hanya diterapkan di instansi yang tidak terkait langsung dengan pelayanan masyarakat.

Evaluasi Berkala oleh Gubernur

Penerapan WFA akan dievaluasi secara berkala oleh Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kebijakan dalam menghemat anggaran sebelum dan sesudah penerapan WFA.

Selain itu, Pemprov Gorontalo juga menerapkan langkah tambahan untuk efisiensi, seperti:

✅ Menyesuaikan suhu pendingin ruangan (AC) ke 24 derajat Celcius
✅ Mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak digunakan

Jika kebijakan ini terbukti efektif, bukan tidak mungkin WFA akan diperluas ke instansi lainnya di masa mendatang.

(d10)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Langkah Strategis KPU Gorontalo: Monitoring Bimtek KPPS untuk Pilkada 2024
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia