Gorontalo – Malam puncak perayaan Hari Karawo 2024 mengusung tema “Residen Gubernur berkarawo” sukses digelar dengan meriah di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Provinsi Gorontalo pada Selasa (23/01/2024). Acara tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo, Ir. Ismail Pakaya, ME, unsur Forkompinda, desainer, dan masyarakat Provinsi Gorontalo.
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, menyampaikan bahwa perayaan Hari Karawo 2024 pada 23 Januari 2024 adalah implementasi dari Peraturan Gubernur (Pergub) yang ditetapkan 10 tahun lalu namun tidak pernah dipublikasikan. Ia menjelaskan bahwa penetapan tanggal tersebut masih dapat direvisi jika dianggap berpotensi mengaburkan sejarah perjuangan pada 23 Januari 1942.
“Hari Karawo ini tidak bertujuan untuk mengaburkan hari patriotik yang selama ini dirayakan pada tanggal 23 Januari, namun bisa menjadi salah satu kegiatan dalam merayakan hari patriotik,” ungkap Ismail Pakaya.
Pj. Gubernur Gorontalo menekankan bahwa tanggal 23 Januari sebagai Hari Karawo masih bisa berubah, tergantung pada masukan dari perguruan tinggi dan masyarakat. Ismail Pakaya menghimbau agar masyarakat memanfaatkan momentum Hari Karawo sebagai suplemen pembangkit semangat, terutama bagi para pengrajin karawo di Gorontalo.
“Terima kasih kepada para pengrajin yang setia melestarikan kerajinan karawo, mari gunakan momentum ini untuk membangkitkan semangat bagi seluruh pengrajin karawo di Gorontalo,” ujarnya.
Perayaan Hari Karawo 2024 diharapkan tidak mengaburkan histori perjuangan pada 23 Januari 1942, dan Pj Gubernur mengajak semua pihak untuk bersama-sama merayakan keberagaman budaya Gorontalo.
(Rizki Kakilo)















