Gorontalo– Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Gorontalo, Rifli Katili, menghadiri Pertemuan Pengkomunikasian Berita Acara Perhitungan Kebutuhan Jabatan Fungsional yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Selasa (28/10/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Rifli menjelaskan bahwa BKD memiliki peran penting dalam proses perhitungan kebutuhan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Perhitungan dilakukan bersama Biro Organisasi dan Dinas Kesehatan, kemudian hasilnya akan diajukan ke instansi pembina, yakni Kementerian Kesehatan, melalui Sekretaris Daerah sebelum disampaikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk memperoleh persetujuan formasi jabatan.
“Iya, kalau perhitungan itu sebetulnya dilakukan oleh instansi yang bersangkutan tentu bersama dengan Biro Organisasi dan BKD. Masing-masing punya peran, dan ini kan kita akan menghitung sumber daya kesehatan yang ada. Jadi kita harus berpikirnya tidak hanya untuk kebutuhan satu tahun, tapi juga dua, tiga, empat, bahkan lima tahun ke depan,” jelas Rifli.
Rifli menekankan bahwa penentuan jabatan, khususnya jabatan fungsional, bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bentuk penghargaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki kapasitas, dedikasi, integritas, dan inovasi dalam menjalankan tugasnya.
“Jabatan ini adalah penghargaan. Kalau kita punya kapasitas, kita punya dedikasi, integritas, dan visi ke depan, kenapa tidak. Kita harus berikan itu penghargaan kepada yang bersangkutan. Tapi jabatan fungsional ini bukan sesuatu yang dituntut, melainkan hasil dari kontribusi nyata terhadap instansi, institusi, dan juga daerah,” tegas Rifli.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Gorontalo untuk memastikan penataan jabatan fungsional berjalan efektif, terukur, dan selaras dengan kebutuhan sumber daya manusia di sektor kesehatan. Dengan perencanaan jangka panjang, diharapkan formasi jabatan fungsional dapat mendukung peningkatan kualitas layanan publik serta kinerja ASN di Provinsi Gorontalo.














