, Labuhanbatu – Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga menyampaikan praktek baik (best practice) dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Labuhanbatu.
Hal tersebut disampaikan Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga dalam kegiatan Penilaian Kinerja (PK) kabupaten/kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2022 di Hotel Santika Premiere Dyandra & Convention, jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Selasa (28/3/2023).
Hari ke-2 PK kabupaten/kota Provinsi Sumut, Kabupaten Labuhanbatu menyampaikan hasil perkembangan aksi dalam rangka menurunkan angka stunting melalui aksi nyata.
Dalam kesempatan itu, Bupati Labuhanbatu langsung memaparkan kegiatan konvergensi stunting di Labuhanbatu.
“Dalam penanganan stunting di Labuhanbatu ada beberapa inovasi yang sudah berjalan, yaitu Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), Gerakan Anti Stunting- Penurunan Prevalensi untuk Labuhanbatu (GAS PUL), Kampung Nelayan Maju (Kalaju), Mobil Stunting (Motan), Parenting dalam Ranting, dan Ayah Peduli Asi (APA),” kata Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga.
Selain itu, ia juga menyampaikan, ada juga best practice lainnya, yaitu Pamsimas, pembangunan jamban, bedah rumah bagi keluarga berisiko stunting, dan inovasi penanaman padi inpari nutri zink.
Pasca melaksanakan PK, Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga mengunjungi stan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dan stan pameran produk unggulan UMKM dari berbagai daerah yang ada di Provinsi Sumut. (Daily/Wanty)














