Gorontalo– Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ibu, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menyelenggarakan Talkshow Perempuan Menyapa. Bertempat di Aula Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, kegiatan ini mengusung tema: “Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045: Ibu Sumber Cinta dan Kebahagiaan.”
Acara ini menghadirkan dr. Aisyah Dahlan, seorang dokter sekaligus konsultan penanggulangan penyalahgunaan narkoba, yang terkenal dengan pembahasannya mengenai psikologi dan neuparenting. Peserta yang hadir meliputi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) lingkup Pemprov Gorontalo, ibu-ibu Persit dan Bhayangkari, serta berbagai organisasi wanita.
Kepala BPSDM Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki, yang mewakili Penjabat Gubernur Rudy Salahuddin, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya perempuan sebagai pilar keluarga dan masyarakat.
“Perempuan memiliki peran sentral dalam pembangunan bangsa. Mereka adalah sumber cinta, kekuatan, dan kebahagiaan. Kegiatan seperti ini sangat relevan untuk membentuk perempuan yang berdaya dan berkualitas, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Budiyanto.
Tak hanya sebagai peringatan Hari Ibu, acara ini juga menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-24 Provinsi Gorontalo serta HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan (DWP).
Dr. Aisyah Dahlan dalam sesi diskusi menyampaikan pentingnya pola asuh berbasis neuparenting yang dapat memperkuat hubungan antara ibu dan anak. Ia juga menekankan bahwa peran ibu tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan produktif.
Hadir dalam acara ini beberapa tokoh penting, termasuk Kepala Perwakilan Bank Indonesia Dian Nugraha, Penjabat Ketua TP PKK Djoewati Kentjana Soebrata, dan Ketua DWP Sulastri Ibrahim Husain. Kehadiran mereka mencerminkan sinergi antara berbagai elemen masyarakat untuk mendukung pemberdayaan perempuan di Gorontalo.
(d10)














