Gubernur Gusnar Ismail: Pengembangan SDM dan Pendidikan Vokasi Kunci Kemajuan Gorontalo

Riski Kakilo
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo ke-15 dalam rangka pidato sambutan gubernur Gorontalo masa jabatan tahun 2025 – 2030 (Foto: Rizki/Dailypost.id).

DAILYPOST.ID Gorontalo – Dalam pidatonya pada Rapat Paripurna ke-15 DPRD Provinsi Gorontalo, Gubernur Gusnar Ismail menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pendidikan vokasi sebagai kunci utama dalam meningkatkan daya saing daerah. Menurutnya, Gorontalo memiliki dua potensi utama yang harus dikembangkan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

Gusnar menekankan bahwa salah satu tantangan utama yang dihadapi Gorontalo adalah rendahnya akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

“Masih sedikit orang atau SDM (Sumber Daya Manusia) Gorontalo yang bisa menjangkau pendidikan itu semua fakta yang harus kita hadapi dan harus kita kembangkan agar supaya SDM kita bisa bersaing lebih baik lagi,” ujar Gusnar Ismail pada pidatonya di rapat Paripurna ke-15 DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (10/03/2025).

Baca Juga:   Gusnar Ismail Luncurkan Strategi Ekonomi Berbasis Pesantren, NU Siap Kawal!
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menyampaikan pidato perdananya pada Rapat Paripurna ke-15 DPRD Provinsi Gorontalo (Foto: Rizki/ Dailypost.id).

Lebh lanjut, ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas SDM tidak hanya bergantung pada pendidikan formal, tetapi juga pada kesiapan masyarakat dalam menghadapi tantangan global. Oleh karena itu, ia menilai bahwa pendidikan vokasi harus menjadi perhatian utama dalam pengembangan sektor pendidikan di Gorontalo.

“Pendidikan vokasi kita belum atau tidak berorientasi pasar, kalau pendidikan vokasi yang bisa kita kembangkan maka Insya Allah hasil pendidkan vokasi ini akan siap masuk ke lapangan pekerjaan yang tidak saja tersedia didalam negeri tapi juga diluar negeri, jelasnya.

Baca Juga:   Pemprov Gorontalo Berhasil Tekan Angka Stunting Hingga 5,2%

Gusnar yang juga pernah menjabat sebagai Gubernur Gorontalo pada tahun 2009-2012 ini juga menyinggung persepsi masyarakat mengenai dunia kerja di Gorontalo yang masih sangat bergantung pada sektor pemerintahan. Menurutnya, paradigma dimasyarakat bahwa bekerja di sektor pemerintahan merupakan satu-satunya jalan menuju kesejahteraan.

“Artinya kalau pemerintah jelas bekerja, di sana ada penghasilan, maka disitu orang mendekat, bahkan tidak sepi daripada dinamika-dinamika yang mengejar bahwa bekerja di sektor pemerintahan menjadi sebuah cita-cita,” imbuh Gusnar.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Gorontalo Half Marathon Kembali Digelar Desember, Logo Resmi Didaftarkan sebagai Hak Cipta
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia