Gorontalo – Dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo menggelar sosialisasi pendidikan pemilih yang menyasar masyarakat di daerah terpencil. Kegiatan ini berlangsung di tiga lokasi: Desa Pangea dan Desa Rejonegoro di Kabupaten Boalemo, serta Kelurahan Limba B di Kota Gorontalo pada tanggal 17 hingga 18 Oktober 2024.
Dalam acara tersebut, peserta diberi pemahaman mengenai mekanisme pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota. Selain itu, materi yang disampaikan mencakup hak dan kewajiban sebagai pemilih, cara menggunakan hak suara dengan benar, serta bahaya dan dampak negatif dari praktik politik uang (money politics).
KPU berharap sosialisasi ini mampu meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat, terutama di wilayah yang akses informasinya terbatas, dalam Pilkada 2024.
“Setiap suara sangat penting, dan dengan memberikan informasi yang tepat, kita harapkan masyarakat dapat memahami peran mereka dalam menjaga demokrasi,” ujar salah satu panitia sosialisasi.
Kegiatan ini diharapkan akan memperluas akses informasi kepada masyarakat marginal, sehingga setiap segmen masyarakat dapat berkontribusi aktif dalam Pilkada mendatang, menciptakan demokrasi yang lebih inklusif dan adil.














