Melihat Kehidupan Normal di Korea Selatan Pasca Pandemi Corona

DAILYPOST.ID- Setelah Pemerintah Korea Selatan (Korsel) melonggarkan pembatasan sosial dan virus corona atau Covid-19 mulai mereda di negara itu, sebagian besar warga di sana mulai kembali menjalankan kehidupan yang normal, Rabu (06/05/2020).

Padahal sebelumnya, saat wabah corona yang pertama kali ditemukan di Wuhan menyebar ke luar China, Korea Selatan langsung menjadi salah satu negara dengan kasus corona terbanyak. Dan untuk menekan penyebarannya, pemerintah telah dengan segera mengambil tindakan ketat.

Namun, tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah Korsel bukanlah tindakan lockdown seperti yang dilakukan oleh banyak negara lainnya. Melainkan memberlakukan aturan jarak sosial atau social distancing yang sangat ketat.

Berbagai acara besar pun, mulai dari konser K-pop hingga olahraga ditunda atau dibatalkan. Tempat-tempat umum lainnya juga ditutup. Mereka juga gencar melakukan pelacakan, pengetesan dan pengobatan pada mereka yang terinfeksi. Sehingga mampu keluar dari daftar negara dengan kasus corona terbanyak dengan cepat.

Menurut Worldometers, per Rabu tanggal (06/05/2020) ada total 10.806 kasus infeksi corona yang dikonfirmasi di Korsel. Dari total itu hanya 255 orang yang meninggal dan 9.333 orang telah sembuh.

Negara dengan jumlah populasi mencapai 51 juta orang ini juga telah tidak melaporkan kasus lokal baru dalam beberapa waktu terakhir. Sebagaimana dilaporkan AFP, kasus-kasus baru corona di Korsel telah berkurang menjadi hanya 13 dalam tiga hari terakhir dan semuanya adalah kasus impor.

Korea Selatan pun akan membuka kembali sekolah-sekolah di negara itu secara bertahap mulai 13 Mei mendatang. Namun demikian, Perdana Menteri Chung Sye-kyun tetap meminta warga untuk memakai masker dan sering mencuci tangan, juga melakukan hal-hal lainnya untuk melindungi diri. (cnbc)









Sablon Kaos Satuan di Gorontalo