Minyak Goreng Langka, Komisi II Deprov Tinjau Minimarket

Dailypost.id

DAILYPOST.ID , Gorontalo – Minyak Goreng menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat yang mengalami kelangkaan. Berkaitan dengan hal itu, Komisi II DPRD Provinsi (Deprov) Gorontalo turun langsung ke lapangan guna mengecek dan melakukan verifikasi.

Salah satu titik yang dikunjungi, Sabtu (29/1/2022) adalah minimarket di Telaga.

”Alhamdulilla kami pada saat memverifikasi minyak goreng, kami lihat ini sudah mengarah pada posisi normal karena memang tadi saya bicara dengan pihak Maneger ia mengatakan bahwa minyak sudah mengalami normal kembali,” kata Ketua Komisi II Deprov Gorontalo, Espin Tulie.

Espin menyebut, saat melihat kondisi saat ini, pemerintah telah mengambil sikap tegas atas terjadi kelangkaan dan juga kenaikan minyak kelapa.

Baca Juga:   Pemkab Boalemo Launching I Look Boalemo Tahun 2022

“Kita lihat saat ini pemerintah telah mengintervensi dengan memberikan adanya subsidi yang berjumlah kurang lebih 7,6 Triliun kepengolaan ke badan pengelola kelapa sawit. Sehingga oleh kementerian perdagangan kelapa sawit tersebut harus dikeluarkan peraturan satu harga di seluruh Indonesia,” ungkap Espin.

Espin melanjutkan, Peraturan Menteri Perdagangan satu harga tentang minyak kelapa di seluruh Indonesia telah dilakukan sejak Tanggal 19 Januari 2022.

“Memang pada tahun 19 Januari, ketika dikeluarkan oleh menteri perdagangan, minyak kelapa menjadi satu harga di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Salah satu penyebab kelangkaan minyak goreng ini, lanjut Espin karena tingkat kepanikan masyarakat akan stok yang membuat mereka berbondong-bondong memborong minyak goreng yang ada di toko maupun kios-kios.

Baca Juga:   Festival Pesona Pohon Cinta 2022, Usung Tema "Pohuwato Sehat Ekonomi Bergeliat"

“Karena gejolak ini, kemudian masyarakat dibatasi untuk membeli bahan – bahan pokok, termasuk minyak goreng,” pungkas Espin.

“Nah Alhamdulillah Indomaret ini masyarakat yang ingin membeli bahan pokok atau pun minyak goreng, satu orang akan dibatasi hanya bisa membeli maksimal dua kilo saja supaya yang lain bisa kebagian,” lanjutnya.

Espin berharap, masyarakat maupun penjual tidak melakukan penumpukan guna menghindari kelangkaan yang lebih tinggi.

“Supaya semua masyarakat bisa merasakan harga yang ditetapkan oleh pemerintah, maka jangan sampai terjadi penumpukan- penumpukan,” tutupnya. (daily16/RizkyB)

Artikel Minyak Goreng Langka, Komisi II Deprov Tinjau Minimarket telah tayang di news.dailypost.id.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Rakorpem Digelar, Ini yang Disampaikan Bupati Asahan
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia