Penjagub Gorontalo akan Tawarkan Peluang Investasi dengan Sejumlah Pengusaha Malaysia

Dailypost.id
Penjagub Gorontalo akan Tawarkan Peluang Investasi dengan Sejumlah Pengusaha Malaysia
Pertemuan Penjabat Gubernur Gorontalo dengan salah satu pabrik pakan ternak terbesar di Malaysia PWF SDN BHD | foto: Dinas Kominfotik Provinsi Gorontalo

DAILYPOST.ID , Gorontalo– Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer menjajaki investasi dengan sejumlah pengusaha Malaysia. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Pemprov Gorontalo Masran Rauf, Selasa (10/1/2023)

“Kedatangan bapak penjagub ke Malaysia atas undangan pemerintah negeri jiran, karena beliau yang sempat kuliah S3 di Universiti Kebangsaan Malaysia memberi peluang untuk menjajaki kerjasama investasi di berbagai bidang,” kata Marsan Rauf.

Marsan Rauf mengungkapkan, sedikitnya ada lima peluang investasi yang coba dijaring Hamka ke Gorontalo. Selain investasi di sektor pertanian, kelautan dan perikanan, ada juga juga pariwisata dan pembangunan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie.

Baca Juga:   Kabar Baik bagi UMKM di Bone Bolango, Ada KUR Tanpa Jaminan dari BSG limit Rp50 juta

“Untuk RSUD dr. Hasri Ainun Habibie misalnya, selama ini kan konsepnya KPBU namun itu tidak berlanjut karena berbagai alasan. Ini coba ditawarkan ke pihak investor yang sekiranya mau mendanai rumah sakit supaya bisa beralih menjadi rumah sakit rujukan tipe B,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Masran, Penjagub Hamka dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri Pertanian, Gubernur Malaka dan pengusaha pengusaha di Malaysia. (*)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Penjagub Sambangi Kontingen Gorontalo di Jamnas, Sofyan Puhi Ucapkan Terima Kasih
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia