, Bone Bolango- Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mempercepat transformasi digital untuk mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Namun, rendahnya literasi digital di Provinsi Gorontalo menjadi hal yang patut menjadi perhatian penting. Oleh karena itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo, Rifli, menekankan lima hal kepada pengelola Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) di Provinsi Gorontalo. Diantaranya literasi digital, percepatan transformasi digital, menyamakan persepsi dan frekuensi, serta Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
“Literasi digital Provinsi Gorontalo saat ini masih jauh lebih rendah, padahal pengguna informasi teknologi di sini tidak kalah dengan daerah lain,” ungkap Rifli saat membuka Workshop Geox Solution Day 2023 yang diselenggarakan di Gedung Asrama NKRI, Kabupaten Bone Bolango, Senin (10/4/23), ini bertujuan untuk memajukan SDM pelaksana tugas di bidang teknologi informasi dari berbagai instansi, bekerja sama dengan PT. Huyula Asri Gorontalo.
Dalam pembukaan acara, Rifli mengajak seluruh pihak terkait untuk bekerja sama dengan saling menyamakan persepsi dan frekuensi. Hal ini dinilai sebagai tanggung jawab bersama pemerintah sebagai garda terdepan dalam mewujudkan transformasi digital.
Selain itu, Rifli menekankan pentingnya literasi digital di Provinsi Gorontalo. Transformasi digital sangat penting untuk mendorong Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan literasi digital di Provinsi Gorontalo agar tidak kalah dengan daerah lain dalam pemanfaatan teknologi informasi.
Kegiatan ini juga membahas infrastruktur dan aplikasi di Gorontalo untuk memajukan SDM pelaksana tugas di bidang teknologi informasi. Diharapkan kegiatan ini menghasilkan kualitas SDM yang bagus dan percepatan transformasi digital akan semakin baik di Provinsi Gorontalo.















