LIMBOTO – Penguatan fiskal daerah dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mempercepat pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memperkuat kapasitas aparatur dan pimpinan daerah dalam pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditunjukkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, yang mengikuti Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah Level Pimpinan Angkatan VI Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pimpinan daerah dalam mengelola fiskal sekaligus memperkuat strategi pembangunan ekonomi yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah.
Dalam workshop itu, peserta mendapatkan berbagai materi terkait kebijakan dan strategi penguatan fiskal daerah yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi nasional maupun global. Pembahasan juga mencakup upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah agar lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil pembangunan yang berkelanjutan.
Sekda Sugondo Makmur mengatakan, forum tersebut menjadi sarana penting bagi pemerintah daerah untuk memperluas wawasan dan memperkuat kapasitas dalam menghadapi tantangan pengelolaan fiskal di masa mendatang.
“Melalui workshop ini, pemerintah daerah mendapatkan penguatan wawasan dan strategi dalam menjaga stabilitas fiskal daerah serta mendukung percepatan pembangunan,” ujar Sugondo.
Menurutnya, pengelolaan fiskal yang sehat merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan program pembangunan daerah. Dengan kemampuan fiskal yang kuat, pemerintah dapat memastikan berbagai program prioritas berjalan secara optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain membahas penguatan fiskal, workshop juga menyoroti pentingnya strategi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Pemerintah daerah didorong untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pendapatan daerah, mengoptimalkan belanja publik, serta menciptakan iklim investasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi.
Sugondo menilai kegiatan tersebut memiliki nilai strategis karena memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk memahami berbagai kebijakan terbaru sekaligus menyusun langkah-langkah yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan daerah masing-masing.
Workshop tersebut juga menjadi wadah sinkronisasi dan harmonisasi program antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Melalui penyelarasan kebijakan, diharapkan pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
Bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo, penguatan pengelolaan fiskal tidak hanya berkaitan dengan aspek keuangan semata, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui peningkatan kapasitas aparatur dan penguatan tata kelola fiskal, Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimistis mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus memperkuat fondasi pembangunan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.















