Siapkan Perbup, Bupati Nelson Minta ASN Jadi Pelopor Patuh Prokes

DAILYPOST.ID – Guna menanggulangi penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo tengah menyiapkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

Hal itu diungkapkan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo usai memimpin rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, yang dilaksanakan di Ruang Upango, Badan Keungan Kabupaten Gorontalo, Rabu (19/8/2020).

“Perbupnya sedang disusun, Insya Allah Senin depan sudah rampung,” kata Nelson.

Meski perbup sedang dalam penyusunan, orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo itu mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan.

“Instruksi Presiden dan Peraturan Gubernur sudah ada, jadi perbup saat ini merupakan bagian implementasi dari keduanya. Perbup memang sedang kami rampungkan, tapi protokol kesehatan harus tetap kita patuhi sejak sekarang,” kata Nelson.

Perbup tersebut nantinya bakal menjadi payung hukum pihat Satuan Tugas (Satgas) yang ditugaskan di semua titik. Mulai dari lingkungan perkantoran, pusat perdagangan, hingga kecamatan dan desa.

“Jadi bukan berarti penegakan protokol kesehatan sebelumnya tidak tegas. Tetapi, sebelumnya payung hukumnya belum jelas, sehingga kita hanya sekadar memberikan sosialisasi. Bahkan kalau perlu kita bersama pihak DPRD terbitkan lagi Peraturan Daerah (Perda), agar payung hukumnya semakin kuat,” tandasnya.

Adapun jenis sanksi yang nantinya dituangkan dalam perbup tersebut, berupa denda hingga pencabutan izin, khusus pelaku usaha yang melakukan pelanggaran atau tidak mengindahkan perbup itu.

“Sanksinya akan berupa denda. Nah, kalau untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) kita pertegas lagi dengan tambahan hukuman lain, misalnya membersihkan lingkungan kantor dan hukuman lain. Sebab ASN harus menjadi Pelopor Patuh Prokes (Protokol Kesehatan) yang seharusnya memberikan contoh baik di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Dirinya pun berharap, dengan penegakan hukum tentang protokol kesehatan ini, angka kasus penyebaran Covid-19 di Gorontalo dapat ditekan, sehingga masyarakat selalu terlindungi.

“Jadi, perbup ini semata-mata demi keselamatan kita semua. Ayo patuhi protokol kesehatan, sayangi diri anda dan keluarga, juga orang-orang di sekitar,” pungkasnya.

Di akhir kesempatan itu, Nelson mengungkapkan bahwa dalam perbup tersebut tidak melarang kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan, selagi kegiatan tersebut sesuai dengan aturan yang ada.

“Misalkan, ada yang membuat acara pernihakan itu bisa saja. Tapi ingat! Harus sesuai kapasitas. Kalau kapasitas tempat itu untuk 100 orang maka dibatasi hanya 50 orang (setengah dari kapasitas) saja yang bisa hadir, supaya ada jarak antara satu dengan yang lainnya. Dan di dalam pelaksanaannya harus menyiapkan fasilitas cuci tangan hingga alat pemeriksaan suhu tubuh (Thermo gun), pada intinya kegiatan boleh-boleh saja selagi mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (daily02)







Sablon Kaos Satuan di Gorontalo