– Para Kepala Desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Gorontalo, menyambangi Gedung DPRD, Senin (07/12/2020), untuk menyampaikan sejumlah keluhan.
Adapun sejumlah keluhan yang disampaikan oleh para Kades yaitu terkait kabar pemotongan honor aparat desa se-Kabupaten Gorontalo pada tahun 2021 dan kejelasan Anggaran Dana Desa (ADD).
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo pun turut hadir mendengarkan keluhan para Kades tersebut. Setelah kurang lebih selama 71 hari menjalani masa cuti, Bupati mengaku tertantang dengan persoalan ini.
“Saya biasanya hanya mendengar aspirasi rakyat, tapi ini kepala desa yang datang langsung sehingga saya tertantang,” ujarnya.
Terkait hal ini, Nelson mengaku hanya mendengar gonjang-ganjing isu pemotongan honor Kades melalui media sosial, karena selama ini menjalani cuti kampanye.
Tak ingin masalah ini berlarut-larut, Bupati pun mencoba meredam persoalan ini dengan memberikan penjelasan dan solusi.
Seperti diketahui, kata Bupati, bahwa APBD Kabupaten/Kota belum final dan saat ini akan dievaluasi kembali oleh Pemerintah Provinsi.
“Pertama APBD kan belum final, masih dievaluasi oleh gubernur. Dan kami akan segera membahas kembali kemungkinan untuk melakukan perubahan lagi soal apa yang diharapkan mereka dan itu ada jalannya, semua ada solusinya,” tutur Bupati.
Kemudian, Bupati berencana membuat Perbup untuk pedoman APBDD dan APBDes.
Terakhir, Bupati pun mengapresiasi tindakan yang dilakulan oleh para Kepala Desa saat ini yang memperjuangkan nasib mereka. (daily13)














