, Gorontalo – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Majid menghadiri sekaligus membuka kegiatan pelatihan dan sertifikasi berbasis Standar Komputer Kerja Nasional (SKKN) bidang TIK Tahun 2022 yang diselengarakan di Hotel Damhil, Senin (15/08/2022).
Menurut sekda, tujuan dari kegiatan yang diselenggarakan untuk mencetak teknisi yang bertalenta dan profesional di bidang teknologi digital.
“Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu untuk mencetak talenta/SDM level teknisi dalam bidang teknologi digital dengan skema yang berbeda-beda, di antaranya junior network administrator, junior web developer dan data management staff,” tutur sekda.
Ia juga menambahkan, bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi hal yang penting maka Pemerintah mengambil langkah serius didalam mendukung kegiatan tersebut
“Kualitas sumber daya manusia menjadi isu hangat dan penting dalam mendukung transformasi digital. Langkah serius dilaksanakan secara masif oleh pemerintah sebagai wujud percepatan transformasi digital,” katanya.
Ismail mengungkapkan, percepatan transformasi digital mencangkup beberapa hal percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital, penyiapan peta jalan (roadmap) transformasi digital di sektor-sektor strategis, percepatan pembangunan dan integrasi pusat data nasional, penyiapan kebutuhan sumber daya manusia talenta digital, serta penyediaan regulasi, skema pendanaan, dan pembiayaan yang mendukung agenda transformasi digital Indonesia.
“Kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat bagi para pelaku TIK, karena selain meningkatkan pengetahuan, juga dilaksanakan sertifikasi berbasis SKKNI bagi para pelaku TIK yang belum bekerja, sehingga dapat melahirkan pelaku TIK tersertifikasi berdasarkan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan (knowledge)” ungkapnya.
Ismail pun mengharapkan, seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan sebaik-baiknya guna meningkatkan kualitas tenaga terampil di bidangnya.
“Harapan saya agar seluruh peserta dapat mengikuti dan memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga mampu memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi di Indonesia, khususnya di Gorontalo.
Jika hal ini terwujud, pengurangan angka pengangguran bukanlah hal yang mustahil dan perekonomian akan lebih meningkat,” tandasnya. (adv/jefry)














