, Kota Gorontalo- Wali Kota Gorontalo Marten Taha bersama Wakil Wali Kota Ryan Kono, menghadiri kegiatan dialog building gerakan penanganan sampah Kota Gorontalo, yang diselenggarakan di BLY Wali Kota Gorontalo, Rabu (01/6/2022).
Dalam kesempatan itu, Marten Taha menegaskan perlu adanya strategi dari pemerintah daerah untuk memenuhi apa yang menjadi kebutuhan operasional terutama terkait penanganan sampah.
“Kami akan lihat bahkan memantau terus serta mengevaluasi dua minggu kedepan. Kalau masih tetap begitu terus berarti tidak ada gunanya kita menaikan honor petugas. Jangan hanya kita melihat dari timbunan di TPA, tapi kita lihat timbunan yang ada di spot-spot di sepanjang jalan terutama di jalan utama, itu yang harus berkurang,” tegas Wali Kota.
Marten pun meminta Wakil Wali Kota dan Sekertaris Daerah untuk terus melakukan pengawasan secara massif terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Di samping itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo Andris Amir mengakui, pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi masalah sampah di Kota Gorontalo. Ia pun berjanji akan tetap optimis bersama jajarannya dalam mengatasi permasalahan sampah di Kota Gorontalo ini.
“Di dalam lima hari ini progres sudah kelihatan di lapangan, saya penyampaikan bersih jalur, tuntas jalur, kemudian jika armada selesaikan tuntas jalur, diret pertama masih ada sampah, maka menyiasati mencari jalur lainnya untuk penanganan jalur lainnya, dan Alhamdulillah mulai 1 juni ini, aktifitas murni yang harus mereka lakukan,” kata Andris.
Untuk itu, lanjut Andris, pihaknya juga memaksimalkan TPS3R yang ada di sembilan kecamatan untuk pemilahan jenis sampah dengan melakukan pembinaan terhadap masyarakat.
“Insya Allah kami akan melakukan pembinaan kepada masyarakat terhadap pengelolaan sampah bernilai ekonomis dengan melibatkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).” tutup Andris amir. (Adv/Daily16/Risky_Budji)














