, Gorontalo Utara – Salah satu permasalahan sosial yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah adalah Komunitas Adat Terpencil (KAT).
Menurut Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu, KAT adalah serangkaian kebijakan, strategi, program serta kegiatan yang diarahkan kepada community tertentu, agar bisa menemukan masalah sendiri dan membentuk sebuah kehidupan yang mandiri.
Hal itu disampaikan Bupati Thariq Modanggu saat membuka seminar akhir kajian KAT di Kabupaten Gorut, yang berlangsung di Rahmat Hotel Kota Gorontalo, Sabtu (24/09/2022).
Dikatakan bupati, sejauh ini dirinya belum mendapat informasi terkait isu ataupun program yang berkaitan dengan aspek kultural mengenai KAT.
“Saya belum pernah melihat ada isu KAT atau program yang diajukan kepada saya, berkaitan dengan aspek kultural tadi. Tetapi selama ini lebih kepada, yaa ada rumah,” tandasnya.
Oleh karena itu bupati Thariq berharap, agar kedepan perlu dilakukan kajian ataupun riset, serta evaluasi terhadap program apa saja yang sudah diberikan selain rumah.
“Mungkin kedepan kita perlu melakukan kajian dan riset, terhadap sebelum KAT yang sudah ada ini. Perlu ada evaluasi, program-program apa saja yang kita sudah berikan selain rumah. Setelah dikasih rumah, ada apa disana? Apakah dia mampu menjadi sebuah community yang punya kemandirian sesuai dengan tujuan ini?,” tegas bupati.
Kedepan untuk APBD 2023, lanjut Thariq, perlu ada intervensi dan juga perlu dilakukan evaluasi dari sekian KAT yang ada. (Adv/Daily05)














