, Bone Bolango – Uang menjadi salah satu kebutuhan paling utama bagi umat manusia. Saking pentingnya, sebagian orang melakukan berbagai macam cara agar bisa mendapatkan pundi-pundi uang.
Ada yang bekerja seharian penuh, untuk mendapatkan uang, ada yang sampai dengan melakukan hal buruk agar bisa mendapatkan uang, bahkan tak sedikit yang memalsukan uang untuk berbelanja.
Hal ini dialami oleh dua pedagang di Desa Ayula Utara, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango (Bonebol). Keduanya menjadi korban penyebaran uang palsu pecahan Rp 100 ribu oleh orang tak dikenal.
Korban bernama Wisna Umar (56) selaku pedagang telur dan Ely Jafar (66) pedagang kue.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tapa, Iptu Mohamad Atmal Fauzi mengungkapkan, modus dari pelaku saat melakukan transaksi yakni dengan cara membeli barang seharga Rp 10 ribu, dan membayar dengan menggunakan uang Rp 100 ribu.
“Modus pelaku berbelanja seharga Rp 10 ribu dan membayar dengan uang palsu Rp 100 ribu dan berharap mendapatkan kembalian uang asli,” ungkap Iptu Mohamad Atmal Fauzi.
Dengan melihat adanya kejadian ini, Kapolsek Tapa menghimbau untuk seluruh masyarakat, para pedagang toko, dan lain sebagainya untuk dapat mengantisipasi penyebaran uang palsu.
“Kenali baik-baik kondisi uang apakah palsu atau tidak, jika perlu pasanglah CCTV ditempat jualan,” himbau Iptu Mohamad Atmal Fauzi.
(DAILY/07/Zay).
Artikel Dua Pedagang di Bone Bolango Jadi Korban Uang Palsu telah tayang di news.dailypost.id.














