GORONTALO – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Gorontalo turut memperkuat kesiapan mentor dalam mendampingi peserta magang melalui Pelatihan Mentoring bagi Mentor Peserta Magang yang diselenggarakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom pada Rabu, (02/09/2026), tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN meningkatkan kualitas pendampingan selama program magang berlangsung.
Pelatihan memberikan pembekalan kepada para mentor mengenai peran dan pendekatan yang diperlukan dalam mendampingi peserta magang di lingkungan kerja Kementerian ATR/BPN. Dengan pembekalan tersebut, mentor diharapkan tidak hanya memahami tugas pendampingan, tetapi juga mampu membantu peserta magang mengikuti proses pembelajaran secara lebih terarah.
Sejumlah materi teknis mentoring disampaikan oleh pejabat terkait dalam rangkaian kegiatan tersebut. Di antaranya Kepala Subdirektorat Tematik Pertanahan dan Ruang serta Kepala Subdirektorat Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang.
Materi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Forum tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai teknis mentoring sekaligus membahas berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan pendampingan peserta magang.
Keikutsertaan Kanwil BPN Provinsi Gorontalo dalam pelatihan ini menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan program magang di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Kesiapan mentor menjadi salah satu unsur penting agar peserta magang dapat memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan lingkungan kerja serta memahami proses dan tugas yang dijalankan.
Melalui penguatan kapasitas mentor, pelaksanaan program magang diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan pengalaman pembelajaran yang optimal bagi para peserta. Pendampingan yang terarah juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung peserta selama menjalani masa magang di masing-masing satuan kerja.
Bagi Kanwil BPN Gorontalo, pelatihan tersebut menjadi momentum untuk mempersiapkan mentor agar mampu menjalankan fungsi pendampingan secara lebih profesional, baik dari sisi teknis maupun pendekatan kepada peserta magang. (Sr/adv)














