Gorontalo – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo memberikan dukungan penuh pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto. Program yang direncanakan akan diluncurkan pada Januari 2025, diprediksi akan memberikan dorongan signifikan bagi para peternak ayam lokal dengan meningkatnya permintaan telur dan daging ayam untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, mengungkapkan antusiasmenya terhadap dampak positif yang bisa dihadirkan oleh program tersebut. Dalam kunjungan monitoring di Desa Reksonegoro, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo pada Sabtu (09/11/2024), Ridwan menyatakan bahwa program MBG juga bisa membantu meningkatkan ketahanan pangan di tingkat lokal.
“Kami melihat ekosistem pengelolaan ayam di sini sangat penting untuk mendukung program makan bergizi gratis yang akan diluncurkan Pak Prabowo. Ini peluang besar bagi peternak kita,” ungkap Ridwan.
Monitoring tersebut dilakukan untuk menilai ketersediaan telur dan kualitas pengelolaan ayam, mulai dari pembibitan hingga produksi telur. Ridwan menyoroti bahwa program MBG akan membutuhkan dukungan dari daerah dalam bentuk peningkatan kapasitas produksi dan pengelolaan yang lebih efektif.
“Dengan program ini, ada kemungkinan besar permintaan telur akan meningkat drastis, jadi penting sekali bagi kita untuk intervensi dan mendukung peternakan ayam lokal agar siap menyuplai kebutuhan tersebut,” tambahnya.
Ridwan juga mengimbau agar pemerintah daerah turut serta menanggapi program ketahanan pangan ini dengan serius. Menurutnya, intervensi di sektor usaha ternak ayam dan dukungan infrastruktur untuk produksi telur menjadi hal esensial agar program makan bergizi gratis ini dapat berjalan lancar dan berkelanjutan.















