, Kotamobagu- Pemerintah Kota Kotamobagu berharap Pengurus Komisariat Daerah Al Khairat dan Wanita Islam Al Khairat (WIA) Kota Kotamobagu masa khidmat 2025–2030 dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, maju, sejahtera dan berdaya saing.
Harapan tersebut disampaikan Wali Kota melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Kotamobagu Mochamad Agung Adati saat menghadiri sekaligus menyaksikan pelantikan pengurus Al Khairat dan WIA Kota Kotamobagu, Senin 20 Juli 2026.
Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Sekretaris Komwil Al Khairat Bolaang Mongondow Raya (BMR) Irfan Bagong yang mewakili Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena untuk melantik pengurus daerah Al Khairat Kotamobagu.
Turut hadir Anggota DPRD Bolmut Fikri Gam, Ustaz Abdul Haq Dg Taleba, Kepala Kantor Kemenag Kotamobagu Jamaludin Lamato, Komisioner Baznas Jainudin, jajaran pengurus WIA se-BMR, Imam Besar MABM Ustaz Naim Al Jaelani serta Pimpinan Ponpes Al Khairat Kotamobagu Habib Abdurahman Bin Jindan.
Dalam sambutan Wali Kota disebutkan bahwa Al Khairat merupakan organisasi Islam yang memiliki sejarah panjang dan kontribusi besar dalam bidang pendidikan, dakwah serta sosial kemasyarakatan.
“Sejak didirikan oleh Guru Tua, Habib Idrus bin Salim Al-Jufri, Al Khairat telah melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia serta memiliki semangat kebangsaan dan persatuan,” ujar Agung membacakan sambutan Wali Kota.
Wali Kota juga menekankan pentingnya peran Wanita Islam Al Khairat dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus membentuk karakter generasi muda.
“Perempuan bukan hanya pendamping dalam keluarga, tetapi pilar utama dalam membentuk karakter generasi penerus yang beriman, berilmu dan cinta tanah air,” lanjutnya.
Melalui kepengurusan yang baru, Pemkot berharap Al Khairat dan WIA mampu menghadirkan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah serta memperluas dakwah yang sejuk, moderat dan inklusif.
Menurut Wali Kota, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan.
“Keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak Al Khairat dan WIA untuk terus menjadi wadah pemersatu umat, menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin serta berperan aktif dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai, harmonis dan penuh toleransi.














