, MEDAN – Kabupaten Nias Barat menghadirkan inovasi baru dalam ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Ke-50. Selain dikenal sebagai penghasil pisang, daerah ini kini mengembangkan buah pisang menjadi produk kecantikan berupa serum dan sabun.
Produk tersebut dipamerkan di Paviliun Kabupaten Nias Barat. Kehadiran produk berbahan dasar pisang menjadi daya tarik tersendiri karena belum banyak diketahui masyarakat.
Staf Paviliun Nias Barat sekaligus pegawai Dinas Pariwisata Kabupaten Nias Barat, Habib, mengatakan Nias Barat merupakan salah satu sentra produksi pisang, kelapa, dan durian di Kepulauan Nias.
“Durian sifatnya musiman. Jadi komoditas utama kami lebih ke pisang dan kelapa,” ujarnya, Rabu (22/7/2026) malam.
Menurut Habib, serum dan sabun pisang merupakan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Pemkab Nias Barat. Produk ini diklaim memiliki manfaat untuk mencerahkan dan melembutkan kulit wajah.
“Saya pribadi juga baru tahu. Siapa sangka serum bisa dibuat dari pisang. Ternyata manfaatnya banyak. Biasanya kaum perempuan mencari produk untuk mencerahkan kulit, ini bisa,” katanya.
Habib menambahkan, produk tersebut telah mendapat dukungan dari Pemkab Nias Barat dan masyarakat. Sejauh ini peminatnya cukup banyak dan dinyatakan aman digunakan.
“Ya sejauh ini sudah banyak yang pakai dan aman. Banyak juga yang cocok,” ujarnya.
Dalam PRSU Ke-50, Nias Barat menjual produk kecantikan tersebut dengan harga terjangkau, yakni di bawah Rp100 ribu per item.
“Kami apresiasi PRSU ini karena bisa membuka peluang produk kami lebih dikenal,” ucapnya.(JB).















