, Gorut – Sekda Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Ridwan Yasin lahi-lagi mengingatkan pentingnya pelayanan bagi masyarakat. Khususnya di masa pandemi covid-19.
Ketua TAPD Gorut itu menegaskan, dipangkasnya anggaran oleh pusat tidak bisa dijadikan alasan bagi ASN, khususnya pimpinan OPD untuk “bermalas-malasan”.
“Setiap daerah tentu mengalami pemangkasan atau recofusing anggaran berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2021 Tentang Pengelolaan TKDD Tahun Anggaran 2021 Dalam Rangka Mendukung Penanganan Pandemi COVID-19 dan Dampaknya,” ungkap Panglima ASN itu.
“Salah satu anggaran yang dipangkas itu adalah perjalanan dinas yang mencapai 50 persen. Tapi jangan karena itu, lantas kita turun semangat dalam melayani. Harus tetap semangat!” sambung Ridwan usai menutup workshop implementasi pengintegrasian Sistem Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa berbasis aplikasi (SISKEUDES) se-Kecamatan Sumalata, di salah satu hotel Kota Gorontalo, Sabtu (20/2/2021).
Sekda Millennial ini juga berharap, program kegiatan pemerintah, baik di tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten mampu mendukung pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi covid-19. (adv/daily02)














