Diduga Keracunan MBG, 22 Pelajar MTsN 2 Kisaran dapat Perhatian Pemkab Asahan

Biro Sumatera Utara

DAILYPOST.ID Asahan – Sebanyak 22 orang pelajar MTsN 2 Kisaran diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Para pelajar tersebut pun dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis ke 2 rumah sakit yang berada di kota Kisaran, yakni 19 orang siswa di RSUD HAMS Kisaran dan 3 orang lainnya di RSU Wira Husada.

Wakil Bupati Asahan Rianto bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (Korwil BGN) Kabupaten Asahan Adiatma Arif Harahap mengunjungi siswa yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS) Kisaran, Kabupaten Asahan, Selasa (15/9/2026).

Sebelumnya, peristiwa ini terjadi pada tanggal 14 September 2026 di sekolah MTsN 2 Kisaran saat sejumlah siswa mengonsumsi menu MBG dan terjadi mual, pusing, dan muntah-muntah terhadap para pelajar tersebut.

“Alhamdulillah kondisi mereka sudah mulai membaik dan ada beberapa pelajar yang bahkan sudah dilepas infusnya oleh pihak rumah sakit,” kata Rianto saat menjenguk para pelajar tersebut.

Rianto juga menjelaskan, terkait seluruh biaya perawatan siswa tersebut ditanggung oleh Pemkab Asahan.

“Pemkab Asahan berharap seluruh siswa yang masih menjalani perawatan segera pulih,” ujarnya kepada awak media.

Kemudian, terkait kejadian ini, hasil pemeriksaan sampel makanan nantinya diharapkan dapat mengungkap penyebab munculnya permasalahan tersebut.

“Namun, apa yang membuat pelajar mengalami mual dan muntah-muntah nanti setelah dilakukan pemeriksaan sampel pada menu yang diberikan,” beber Rianto.

Terkait MBG, Pemkab Asahan memastikan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Asahan tetap berjalan dengan baik.

Namun, perlu dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan makanan sebelum diberikan kepada penerima manfaat.

Sementara itu, Korwil BGN Kabupaten Asahan Adiatma Arif Harahap menegaskan, BGN telah menghentikan sementara operasional dapur SPPG yang memasok makanan bagi para siswa tersebut.

“Kita telah melakukan investigasi terhadap menu makanan tersebut. Dan, untuk dapur SPPG-nya saat ini telah kita lakukan suspend atau diberhentikan bagi siapapun penerima manfaat dari dapur tersebut,” ucap Arif.

Ia juga menerangkan, evaluasi ini dilakukan untuk memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat memenuhi standar kebersihan dan keamanan.

Atas kejadian ini, Satgas MBG Kabupaten Asahan akan melakukan evaluasi, terutama terhadap penyajian makanan sehingga menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia