, Kota Gorontalo – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo telah sukses menekan angka inflasi di Kota Gorontalo pada bulan April hingga mencapai angka 0,02 persen, meskipun dalam situasi kenaikan kebutuhan masyarakat saat menghadapi siklus rawan seperti puasa dan Idul Fitri.
Data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo menunjukkan bahwa Kota Gorontalo menjadi kota dengan inflasi terendah di pulau Sulawesi.
Menurut Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Kota Gorontalo, Kaima Kamaru, keberhasilan ini berdampak besar pada inflasi Provinsi Gorontalo.
“Yang menjadi indikator penilaian angka inflasi untuk provinsi itu kan daerah perkotaan,” katanya dalam wawancara melalui sambungan telepon aplikasi WhatsApp pada Senin (08/05/2023).
Leni, sapaan akrab Kaima, mengungkapkan bahwa Pemkot Gorontalo telah melakukan berbagai intervensi untuk menekan inflasi, termasuk menyelenggarakan kegiatan pangan murah, menyalurkan bantuan beras premium bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog), dan rutin menggelar sidak terhadap harga jual bahan pokok baik di pasar tradisional maupun di pasar modern.
“Pada bulan April itu juga pak wali bersama unsur Forkopimda Kota Gorontalo terus mengintensifkan sidak di sejumlah distributor,” jelas Leni.
Pemkot Gorontalo juga memiliki strategi 4K untuk mempertahankan bahkan lebih menekan inflasi di Kota Gorontalo hingga nol persen, yaitu Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efektif.
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, menekankan bahwa penurunan inflasi jangan membuat OPD terkait lengah. Sebaliknya, ia menginstruksikan kepada jajarannya untuk lebih masif dalam melakukan upaya-upaya yang selama ini dilaksanakan.
“Inflasi ini layaknya Covid-19, kalau kita lengah kasus konfirmasi positifnya akan bertambah. Tapi, kalau kita memberikan perhatian serius, pasti akan terkendali kasus konfirmasinya,” kata Marten.
Dengan berbagai intervensi dan strategi yang dimiliki, Pemkot Gorontalo berharap dapat mempertahankan prestasi ini dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Gorontalo.
Penulis: Jefry Potabuga Sumber: Humas Pemkot














