, Gorontalo Utara – Masalah stunting berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) dan masa depan daerah. Olehnya, pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara terus memberikan perhatian terhadap masalah stunting.
Melihat masih tingginya angka stunting di Gorontalo Utara, Bupati Thariq Modanggu bersama jajaran pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya.
Dalam pertemuannya pada kegiatan Rembuk Kegiatan bersama pihak terkait di Kecamatan Tolinggula, Sabtu (25/02/2023), bupati mengajak semua pihak untuk bersama-sama pemerintah dalam mengatasi persoalan stunting.
“Persoalan stunting berkaitan dengan SDM dan generasi serta masa depan daerah. Maka itu, pemerintah sangat memberi perhatian terhadap masalah stunting. Penting sekali bagi kita untuk melihat persoalan stunting ini, dan bukan hanya tugas pemerintah,” tutur bupati.
Thariq Modanggu mengatakan, penanganan stunting tentunya didukung oleh data yang riil, valid dan update.
“Makanya saya dahulukan di kecamatan-kecamatan. Selama ini yang ada hanya data tingkat desa dan kabupaten. Solusi dana desa hanyalah masalah satu variabel, tetapi ada variabel lain,” lanjut Thariq.
Menurut Bupati Thariq, 3 hal penting yang harus diperhatikan, yakni personal, desa dan daerah. Selain itu, bagaimana melibatkan kaum bapak pada kegiatan rembuk stunting dan juga gerakan sayang ibu.
“Menurut saya, harus ada upaya kita bagaimana melibatkan bapak-bapak pada kegiatan rembuk stunting, biar mereka juga tau menjaga ibu hamil tidak sampai stres, sehingga dapat melahirkan generasi kita yang sehat, serta memiliki SDM dan masa depan yang baik,” tandas Thariq.
Bagaimana nantinya, bila negara atau daerah ini banyak yang stunting, artinya banyak generasi yang lahir tidak sesuai dengan yang kita harapkan, tambahnya.
Kegiatan Rembuk Stunting yang dilaksanakan di Desa Tolite Jaya Kecamatan Tolinggula itu, turut dihadiri oleh beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, Camat Tolinggula, Unsur TNI-POLRI, Kepala Puskesmas Kecamatan Tolinggula, Kepala KUA, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Tolinggula. (Daily05)














